About my Blog

Blog ini adalah tentang 3 hal yang sangat saya sukai, kopi tubruk, Al Quran, dan Entrepreneurship. Selebihnya, ya suka-suka

Cerita Kopi Tubruk

Kopi tubruk merupakan cara minum kopi khas Indonesia. Yang sayangnya sekarang mulai kehilangan kepopulerannya karena semakin banyak kedai kopi bermerk dagang asing di Indonesia. Padahal kopi tubruk didaulat sebagai penyajian kopi khas indonesia (bisa dilihat di wikipedia). ditambah nilai historisnya yang luar biasa. Kopi tubruk sempat menjadi simbol perjuangan kemerdekaan.. Konon, (udah lama soalnya) para pejuang nasionalis pemuda yang tinggal di eropa, selalu mengupayakan menyediakan kopi tubruk pada rapat-rapat perjuangan mereka. Padahal pada waktu itu mesin espresso sudah banyak bertebaran di sekitar mereka.

Mengenai rasa dan kenikmatan, kopi tubruk gak kalah dengan kopi bikinan mesin kok. Sebenarnya tergantung pilihan jenis biji kopi dan selera. Saya udah beberapa kali masuk resto yang katanya menyediakan kopi enak, (tentunya bukan Starbucks- karena mereka ikut donasi untuk penindasan kemanusiaan). Setelah dicoba, ternyata kopi pilihan dan seduhan sendiri yang paling nikmat. Apalagi kalau kopinya "moka arabika", mmmm..

Kopi moka arabika Toraja dan Jawa menurut saya yang paling nikmat. Btw.. menurut saya kenikmatan minum kopi itu bukan sekedar tegukan kopinya dari gelas. Kenikmatan minum kopi itu dimulai dari melihat sendiri biji kopi digiling, dibungkus, mindahin dari bungkusan ke toples, hingga penyajian di gelas. Jadi bukan cuma saat kopi itu udah jadi, tinggal diminum.. Bos Starbucks juga pernah ngomong "bisnis kopi itu urusan dedikasi". Dia sendiri sangat menikmati kopi sehingga dia sendiri sangat menikmati bisnis kopi, hal ini yang ditanamkannya kepada seluruh karyawan Starbucks. Hasilnya kita lihat sendirr, dedikasi membuat bisnis starbucks menjadi no. 1 dalam urusan kopi.

So.. kalau kita cuma menikmati kopi yang telah tersaji di gelas, sulit untuk menikmati keseluruhan nilai dedikasi dalam minum kopi tersebut.. (c.e.i.l.e.e...)

ya.. pokoknya begitu deh,, minum kopi-lah sepuasnya, asal jangan sampai ketagihan. Karena setiap hal yang membuat kita ketagihan dapat menjadikan kita lemah. Kecuali ketagihan kepada Sang Pencipta. hehe..

0 komentar:

Posting Komentar

Berlangganan artikel via e-mail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner